Daerah

Pengurus MDS Rijalul Ansor Jatim 2019-2023 Resmi Dikukuhkan

Minggu, 10 Januari 2021 21:30 wib

...

Pasuruan – Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Jawa Timur masa khidmat 2019-2023 resmi dikukuhkan.

Dirangkai dengan seminar nasional bertema “Memahami dan Menyikapi Gerakan Islam Transnasional”, pengukuhan berlangsung di kantor PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad, 10 Januari 2021.

Ketua PW MDS Rijalul Ansor Jawa Timur KH Mohammad Nailur Rochman berharap agar para pengurus bisa bersatu dalam menjaga dan meneruskan tradisi para ulama serta mensyiarkan amaliah-amaliah NU di tengah-tengah masyarakat.

“Amanah dari ulama harus dipertahankan dengan cara apapun dan dengan media apapun. Seluruh pengurus harus bersatu menjadi garda terdepan untuk istiqomah dalam mensyiarkan amaliah-amaliah ahlussunnah waljama’ah di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Gus Amak —sapaan akrabnya menegaskan, MDS Rijalul Ansor Jatim berkomitmen menggelar kegiatan dengan rutin dan merata di berbagai tingkatan hingga pimpinan ranting.

Acara pengukuhan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hadir sejumlah tokoh dan ulama. Diantaranya Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, wakil bupati KH Mujib Imron, Rais PBNU KH Idris Hamid, Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, Ketua PCNU Kota Pasuruan KH Halim Mas’ud, dan Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin.

Dalam sambutannya, KH Marzuki Mustamar berpesan agar masyarakat memegang teguh ahlussunnah waljama’ah an-nahdliyah sesuai dengan ajaran para ulama NU.

“Jika ada kegiatan hendaknya selalu melibatkan ulama dari NU agar masyarakat tetap mengedepankan ahlussunnah waljama’ah an-nahdliyah,” pesannya.

Kiai Marzuki juga mengingatkan untuk mengaji kepada ulama NU agar memiliki sanad keilmuan yang jelas.

“Penting untuk menyambungkan sanad kepada para muassis dan masyayikh NU,” tegasnya. (red)