Daerah

Masjid Al Akbar Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Jum'at, 17 Agustus 2018 14:03 wib

...

Surabaya – Hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya memperingati dengan upacara bendera merah putih di halaman timur Masjid Nasional Al Akbar.

Upacara diikuti semua karyawan masjid dan mitra dakwah. Upacara dipimpin langsung Direktur Utama Masjid Nasional Al Akbar Surabaya Endro Siswantoro.

Setelah upacara selama kurang lebih 45 menit, 500 peserta melaksanakan kirab bendera merah putih akbar berukuran 17 × 25 Meter.

“Bendera kami kirab dengan jalan kaki dari pintu utama masjid menuju menara di sisi utara masjid,” kata H Endro Siswantoro, Direktur Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jumat 17 Agustus 2018.

Berjalan kaki dengan membawa bendera yang memiliki bobot kurang lebih 10 kg ini bertujuan mengenang para pahlawan yang telah gugur di medan peperangan.

Dengan sorak sorak bahagia, para karyawan masjid terus menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia. “Bendera dengan lipatan satu meter dan panjang 25 meter dibawa tujuh belas orang sebagai simbol 17 Agustus,” ujarnya.

Dengan semangat kebangsaan ini, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya memperingati HUT ke 73 RI. “Inilah masjid satu-satunya yang melaksanakan upacara bendera dan mengibarkan bendera merah putih akbar di Menara masjid dengan ketinggian 99 Meter,” kata H Helmy M Noor Humas Masjid Al Akbar Surabaya.

Agar bendera tetap aman tidak sobek di atas dan supaya bendera bisa berkibar diketinggian 99 meter itu, maka dibutuhkan tampar dengan kebesaran 18 milimeter.

“Kami memesan khusus tampar ini, dan inilah peringatan 17 Agustus 2018 dengan simbol tampar 18 milimeter,” ungkap Helmy.

Ketika bendera merah putih berada di pucuk tiang Menara, para peserta upacara memberikan hormat dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sembari mengibarkan bendara merah putih di tangannya.

Ini sudah kedua kalinya bendera merah putih akbar berkibar di atas Menara dengan ketinggian 99 meter dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia.  

“Ini merupakan rasa syukur kepada Allah yang telah memberikan kemerdekaan kepada negara Indonesia. Tugas kita adalah mengenang jasa para pahlawan dan turut aktif menjaga kedaulatan bangsa ini, sekali merdeka tetap merdeka,” tegas Endro. (rofii/onk)