Daerah

Santri Desa Penjelajah 5 Benua Menginspirasi Siswa SMK Islam

Rabu, 03 Oktober 2018 08:59 wib

...
Salah satu penulis buku "Kisah 5 Benua" Iksan K Sahri (tengah) di acara bedah buku di SMK Islam, Tanjung, Sampang (santrinews.com/ist)

Sampang – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Islam, Tanjung, Sampang menggelar pelatihan penulisan dan bedah buku “˜Kisah 5 Benua’.

Hadir dua narasumber, yakni Iksan K Sahri (salah satu penulis buku Kisah 5 Benua) dan Elsa Arif (salah satu penulis buku Politik dan Cinta) sebagai pembanding. Bertindak sebagai moderator, Bahauddin (dosen UINSA Surabaya).

Baca: Dua Hari, Puluhan Santri di Lumajang Digembleng Jurnalistik

Acara yang berlangsung, Selasa, 2 Oktober 2018, di halaman sekolah di Desa Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong itu diikuti siswa dan dewan guru.

“Kami sengaja menggelar kegiatan ini sebagai upaya memotivasi para siswa untuk menjadi inspirasi agar bisa menulis,” kata Kepala SMK Islam Tanjung Junaidi Mustaji.

Baca pula: Kukuhkan Peran Pesantren Kembangkan Media

Kehadiran Iksan di SMK Islam Tanjung menurut Junaidi, bukanlah tanpa alasan. Sebab penulis buku “˜Kisah 5 Benua’ tersebut merupakan anak desa yang berkesempatan menjelajah ke negara di tiga benua berbeda, meliputi Australia, Eropa dan Amerika.

Padahal Iksan adalah alumnus pesantren, yakni Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Palengaan, Pamekasan.

“Salah satu penulis buku ini anak desa, santri juga. Tapi ia bisa belajar di luar negeri dan menghasilkan karya yang sangat inspiratif,” ungkap Junaidi.

Baca juga: Pesantren, Sungai, dan Jihad Damai Santri

“Sehingga kami berinisiatif untuk membedah buku karyanya agar bisa menjadi motivasi bagi para siswa,” sambung alumnus IAI Al-Khairat Pamekasan ini.

Dengan demikian, Junaidi berharap agar kedepan bakal ada salah satu anak didiknya yang berprestasi di bidang menulis, sekalipun orientasi mereka di bidang kejuruan.

“Tentu kami sangat berharap suatu saat nanti akan lahir seorang penulis dari lembaga kami, terlebih saat ini kami juga tengah menggagas program literasi,” jelasnya.

Baca juga: Menggali Orientasi Tradisi Menulis Kaum Santri

Karena itu, kedepan SMK Islam Tanjung bakal mengagendakan pelatihan menulis secara berkesinambungan, termasuk bedah buku. “Dengan sendirinya nanti bisa mendorong siswa di sekolah ini menjadi penulis yang hebat,” pungkasnya. (*)