Nasional

Komitmen Layani Masyarakat Terpencil, PELNI Operasikan Layanan Kapal Perintis

Kamis, 25 Maret 2021 08:30 wib

...
Ilustrasi - Kapal Ternak KM Camara Nusantara 1

Jakarta – PT Pelayaran Nasional Indonesia —PT PELNI— (Persero) sebagai perusahaan pelayaran dan logistik maritim terus melayani kebutuhan masyarakat akan transportasi laut. Tidak terkecuali untuk masyarakat di wilayah Tertinggal, Terpencil, Terdepan dan Daerah Perbatasan (3TP).

Sesuai dengan penugasan dari Kementerian Perhubungan, pada 2021 PELNI menerima penugasan untuk mengoperasikan 45 trayek kapal perintis guna menghubungkan wilayah kepulauan di Indonesia.

Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI Opik Taupik menerangkan selaku penerima penugasan, PELNI akan memaksimalkan pelayanan operasional kapal perintis.

“Perusahaan siap untuk menghubungkan antar pulau di Tanah Air, tentu dengan dukungan semua pihak terutama Kementerian Perhubungan selaku regulator,” kata Opik Taupik dalam keterangan tertulisnya, 24 Maret 2021.

Ia menjelaskan, sebagai perusahaan negara yang melayani transportasi laut antar pulau, PELNI menjalankan peran strategis dalam jalannya roda perekonomian dan sosial masyarakat kepulauan.

Tanpa kehadiran kapal-kapal tersebut, masyarakat kepulauan akan terhambat untuk melakukan aktivitas hariannya, terutama akses transportasi dari pulau-pulau kecil ke kota yang lebih besar.

Terkait adanya informasi KM Sabuk Nusantara 115 (KM Sanus 115) yang terancam tidak beroperasi menuju Masalembo, Opik Taupik menerangkan bahwa kapal saat ini sudah sesuai dengan jadwal dan tengah melaksanakan perbaikan pelayanan.

PELNI berupaya untuk menghadirkan layanan prima kepada seluruh pengguna jasanya,” tegasnya.

Sebagai informasi, KM Sanus 115 telah dijadwalkan untuk kembali melayani masyarakat dengan jadwal keberangkatan dari Surabaya menuju Masalembu pada 25 Maret 2021.

Sesuai dengan penugasan Kementerian Perhubungan, KM Sanus 115 melayani rute Surabaya – Masalembo – Keramaian – Masalembo – Kalianget – Sapudi – Kangean – Sapeken – Pagerungan Besar – Sapeken – Tanjung Wangi – Sapeken – Pangerungan Besar – Sapeken – Kangean – Sapudi – Kalianget – Masalembo – Keramaian – Masalembo – Surabaya.

“Kami tegaskan bahwa KM Sanus 115 masih dan akan terus melayani kebutuhan transportasi masyarakat,” ujarnya.

Opik menghimbau kepada seluruh calon penumpang yang membutuhkan informasi terkait hal tersebut dapat diperoleh melalui website resmi PT PELNI maupun akun media sosial resmi Pelni.

“Kami juga memiliki call center 162 dan layanan melalui WhatssApp di nomor 0811-161-1-162 selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan informasi seluruh pelanggan kapal PELNI,” pungkasnya.

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 285 pelabuhan dengan 3.811 ruas.

PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 9 trayek tol laut serta 1 trayek khusus untuk angkutan ternak. (red)