Nasional

Pesantren Benteng Utama Tangkal Radikalisme

Sabtu, 19 Januari 2019 20:30 wib

...

Kendal – Pesantren merupakan elemen penting dalam mempertahankan semangat kebangsaan. Berbekal pemahaman keagamaan yang dibarengi wawasan kebangsaan, pesantren dapat menjadi banteng terhadap radikalisme Islam.

Demikian disampaikan anggota MPR RI H Akhmad Muqowam saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pondok Pesantren Safiiyah Salafiyah Desa Gebanganom Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jumat malam, 18 Januari 2019.

“Empat Pilar Kebangsaan memiliki kedudukan yang sangat penting. Akhir-akhir ini semangat kebangsaan mulai luntur karena kurangnya pemahaman dan penghargaan terhadap kemajemukan. Dampaknya, radikalisme dan sikap intoleran kian berkembang,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan, keempat pilar itu meliputi Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi Negara, UUD tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR, NKRI sebagai Bentuk Negara, dan Bhineka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negara.

Kiai Mufthon Samruddin Rois selaku pengasuh Ponpes Salafiyah mengatakan pesantrennya hingga hari ini konsisten memegang teguh ajaran Islam ala ahlussunah wal jamaah an nahdliyah.

“Bagi kami di pesantren NKRI sudah final. Mempertahankan keutuhan bangsa ini bukan hanya menjadi tanggungjawab MPR dan aparatur negara, tapi juga menjadi tanggungjawab para santri,” pungkasnya.

Sosialisasi diikuti ratusan peserta dengan latar belakang pesantren. Selain para santri dan alumni pesantren, puluhan anggota Ansor dan Banser mengikuti sosialisasi yang disampaikan oleh anggota MPR asal Jawa Tengah yang dikenal dekat dengan kalangan pesantren.

Ketua PC GP Ansor Kendal Muhammad Ulil Amri menghimbau anggotanya untuk tidak mudah terprovokasi menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya dalam situasi tahun politik sekarang ini banyak provokasi bernuansa SARA perlu disikapi secara bijak.

“Di tahun politik ini kader Ansor dan Banser perlu waspada terhadap informasi hoax yang sengaja disebarkan untuk tujuan memecah belah. Soal pilihan, pilihlah yang benar-benar sesuai aspirasi sahabat-sahabat,” tegasnya.