Ngaji Bareng IAA Yogyakarta Dimeriahkan dengan Tarian Sufi
Yogyakarta – Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Yogyakarta melangsungkan kegiatan shalawat dan ngaji bareng dengan tema “Merayakan Rindu pada Nabi-Mu” di Masjid Kampus UIN Sunan Kalijaga, Jumat malam, 29 Januari 2016.
IAA bekerja sama dengan Majelis Shalawat Dibaiyah dan Nariyah Madura. Acara yang dihadiri sekitar 450 peserta tersebut dimeriahkan dengan tarian sufi Pesantren Maulana Rumi Bantul dan Hadrah Annajah Krapyak.
Dalam sambutannya, Ketua IAA Yogyakarta Zian Faradis mengucapkan banyak terima kasih kepada Majelis Shalawat Nariah dan Dibaiah atas kerjasamanya terhadap Iaa Jogja. Pihaknya juga berterima kasih kepada ikatan-ikatan alumni pesantren, organisasi daerah, dan organisasi kemahasiswaan.
Organisasi tersebut meliputi PCNU Kota Yogyakarta, IPNU Kota Yogyakarta, PMII Cabang DIY, HMI Cabang DIY, Laskar Komando Sakera, FSM-KMY, IMABA, FKMSB, PANJY, IKBAL, KAMASTA, IADI LIMAGOYA, dan MATAQU yang telah berpartisipasi dan menyupport acara tersebut.
Acara pengajian ini sebenarnya acara tahunan yang sudah berjalan tiga tahun. Untuk tahun ini, penyelenggaranya adalah IAA Yogyakarta.
Tampak hadir tokoh-tokoh agama seperti Habib Husein, Kiai Munir Syafaat, Gus Mamik, dan tokoh sesepuh Madura di Yogyakarta Cak Syakir. Acara berjalan lancar dan khidmat, hanya saja jamaah pengajian harus sedikit menunggu datangnya kiai karena di perjalanan macet.
Pengajian ini terbilang unik, tidak dengan metode ceramah. Melainkan, dengan cara dialog Alquran; jamaah/peserta bertanya dengan meminta untuk dibacakan ayat yang berkenaan dengan pertanyaannya. Lalu salah salah satu santri huffadz kiai Cholil As’ad membacakan ayat tersebut dan kiai menjelaskan.
Kiai juga membawa rombongan hadrah sendiri yang tabuhannya sangat unik; akulturasi antara hadrah dan gendang, bisa dikata hadrah rasa dangdut. (faza/jaz)