SDIT Ulul Albab Pekalongan Wisuda 226 Santri

Para santri SDIT Ulul Albab Kota Pekalongan shalat berjamaah (santrinews.com/dok)

Pekalongan – Sebanyak 226 santri SDIT Ulul Albab Kota Pekalongan diwisuda, Jumat, 6 Maret 2015. Acara diisi dengan menggelar Pawai Wisuda Tahfidz XI dan Qiroaty IX.

Ketua Panitia Wisuda Tahfidz XI dan Qiroaty IX, Muslimin, menuturkan untuk wisuda Qiroaty, ada 94 siswa yang diwisuda. Sedangkan sisanya adalah wisuda Tahfidz. “Wisuda Tahfidz ini meliputi Tahfidz juz 30, 29, 28, 27, 26, 25 dan 24,” ungkapnya.

Dalam pawai tersebut, dimeriahkan pula oleh Drumband dari SMK Nusantara Batang dan Drumband dari GP Anshor Medono. Rute yang dilalui pada kegiatan pawai tersebut dimulai dari jalan manunggal, menuju veteran, jalan progo, melewati SMA 3 Pekalongan, lalu kembali ke Jalan Manunggal.

Muslimin seperti dilansir Radar Pekalongan, menambahkan, pawai tersebut mengambil tema “ňúDengan semangat Qurani mari kita wujudkan Baldatun Thoyyiban wa Robbun Ghofuur’.

Muslimin mengungkapkan rangkaian kegiatan tersebut dimulai dari seleksi qiroati setelah itu dilanjutkan dengan sidang taksis qiroati. “Kemudian kemarin sudah lulus. Bersamaan dengan itu juga ada tes tahfidz. Itu setiap hari dilakukan,” katanya.

Para siswa yang telah lulus tersebut, dikumpulkan kemudian diikutsertakan dalam pawai serta wisuda yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 7 Maret 2015 hari ini. “Besok (hari ini) puncak acara sakralnya,” imbuhnya.

Salah satu tujuan diadakannya pawai tersebut diantaranya adalah untuk mengenalkan dan memberikan informasi kepada masyarakat bahwa SDIT Ulul albab juga konsen dengan pendidikan Alquran.

“Yang kedua tentunya sebagai hiburan anak-anak, penyemangat bahwa mereka akan diwisuda,” katanya.

Dalam persiapannya, Muslimim menuturkan panitia berperan sangat luar biasa sehingga acara tersebut dapat berjalan dengan baik. Seluruh panitia tersebut berasal dari para guru SDIT sendiri.

Kedepannya, pihaknya akan rutin mengadakan kegiatan tersebut setiap tahunnya. Apalagi hal tersebut menjadi salah satu syarat kelulusan bagi siswa kelas enam di SDIT, terutama qiroati. “Kalau belum lulus qiroati ya ada proses terus,” imbuhnya.

Disamping itu, pihaknya juga akan terus menggencarkan pembelajaran qiroaty dan tahfidz kepada para siswanya. “Jadi anak-anak yang juz 30 sudah selesai, diharapkan tahun depannya juz 29, tahun depannya lagi juz 28 dan sebagainya,” katanya.

Muslimin juga berharap kedepannya, para siswanya semakin bersemangat dan para peserta wisuda juga semakin bertambah setiap tahunnya. (us/onk)

Terkait

Daerah Lainnya

SantriNews Network