PBNU: Jadikan Idul Fitri Momentum Silaturahmi Nasional

Katib Syuriyah PBNU Dr HM Asrorun Niam Sholeh, MA (santrinews.com/republika)

Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyerukan agar menjadikan idul fitri sebagai momentum silaturahmi nasional. Selain itu juga menjadi titik perbaikan akhlak bangsa. Pemerintah telah menetapkan Idul Fitri jatuh pada Rabu, 6 Juli 2016.

PBNU menyerukan kepada seluruh masyarakat, termasuk penyelenggara negara untuk menjadikan Idul fitri sebagai momentum silaturrahmi nasional dan perbaikan akhlak bangsa agar pembangunan bangsa selalu diberi keberkahan oleh Allah SWT,” kata Katib Syuriyah PBNU Dr HM Asrorun Niam Sholeh, MA, Senin petang, 4 Juli 2016.

“Idul Fitri sebagai momentum untuk peneguhan komitmen khidmah pengabdian kepada bangsa dan negara mengatasi kepentingan pribadi dan golongan,” sambungnya.

Selain itu terkait dengan takbiran keliling yang tengah ramai diperbincangkan, PBNU menyerukan kepada segenap umat Islam, khusunya warga NU untuk menghidupkan malam Idul Fitri dengan takbir, tahmid, dan tahlil di seantero nusantara, dengan tetap menjaga ketertiban, kekhidmadan dan kekhusyu’an.

PBNU menginstruksikan kepada segenap Pengurus NU, Lembaga dan Badan Otonom di semua tingkatan, Pimpinan Pesantren, Pengurus Masjid/Mushala untuk mengorganisir pelaksanaan kegiatan takbir di masjid-masjid, mushala-mushala, kegiatan Takbir Akbar, takbir keliling dan berbagai bentuk syiar keagamaan, yang menyemarakkan dan menghidupkan malam idul fitri. Untuk kepentingan di atas, diharapkan ada koordinasi dengan aparat keamanan,” tegasnya.

PBNU meminta Pemerintah dan aparat kepolisian perlu memfasilitasi, menginisiasi dan mendukung agar syiar idul fitri terlaksana secara baik dalam situasi kondusif dan aman di malam idul fitri,” pungkasnya. (us/dtk)

Terkait

Nasional Lainnya

SantriNews Network