Daerah

Hari Santri di Jombang Juga Libatkan Lintas Agama

Senin, 23 September 2019 20:10 wib

...

Jombang – Peringatan Hari Santri 2019 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dipastikan akan melibatkan banyak kalangan. Tidak hanya dari unsur pesantren dan warga NU, tetapi juga sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) serta warga lintas iman.

“Panitia mengundang unsur-unsur lintas Ormas dan keyakinan untuk bersama-sama menghadirkan citra positif Jombang sebagai kota yang ramah dan toleran,” kata Ketua pelaksana Hari Santri 2019, KH AR Jauharuddin Alfatih, Senin 23 September 2019.

Keterlibatan mereka, menurut Kiai Jauharuddin, akan berdampak sangat baik. Pelaksanaan Hari Santri tahun ini dinilai akan semakin mengundang perhatian dari banyak orang.

“Even hari santri tahun ini diusahakan semakin lengkap dalam hal keterlibatan masyarakat luas,” ujar pria yang juga Kabid Humas Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang ini.

Di balik itu, hari santri dianggap sangat tepat manakala juga dinilai sebagai penegasan karakter Jombang yang dikenal Kota Santri. Dengan demikian, kaum pesantren dan seluruh elemen yang ada di dalamnya harus turut aktif menyukseskan peringatan hari santri, bahkan juga harus unjuk diri dengan menampilkan budaya-budaya di pesantren.

“Karena hari santri juga menjadi momentum untuk menegaskan karakter Jombang tersebut,” ujar dia.

Pengasuh Pondok Pesantren al-Ghazali Tambakberas, Jombang ini melanjutkan, sepanjang sejarah sejak hari santri ditetapkan dan diperingati, komponen-komponen di Jombang selalu mendukungnya, termasuk dari pemerintah. Begitu juga pada tahun ini.

“Sebagaimana tahun lalu, hari santri tahun ini mendapat dukungan besar dari Pemerintah Kabupaten Jombang. Hal ini wajar, mengingat Jombang melekat dalam anggapan masyarakat luas sebagai Kota Santri,” ujarnya.

Kini, panitia tengah sibuk mempersiapkan berbagai macam kebutuhan. Baik terkait koordinasi panitia di semua divisi maupun persoalan yang paling teknis. Ini dilakukan agar pelaksanaan Hari Santri 2019 sukses tidak ada kendala apapun. (shir/nuo)