Muktamar NU

Anggaran Muktamar NU Belum Turun, Tebuireng Pakai Kas Pesantren

ampak pintu gerbang Pondok Pesantren Tebuireng Jombang saat bulan Ramadhan (santrinews.com/mnu)

Jombang – Pihak Pondok Pesantren Tebuireng, mengaku baru mendapatkan dana sebesar Rp350 juta dari Rp500 juta yang dijanjikan Panitia Daerah Pelaksana Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU). Panitia Lokal Pesantren Tebuireng Lukman Hakim mengatakan pihaknya masih menunggu sisa dana bakal pelaksanaan muktamar itu.

“Dari panitia pusat diserahkan langsung saat Ketua Umum PBNU KH Said Agil Sirodj berkunjung ke Pesantren Tebuireng sejumlah Rp 250 juta. Namun dari panitia daerah baru diserahkan Rp100 Juta,” kata Lukman Hakim, seperti dilansir Metrotvnews, Senin, 27 Juli 2015.

Lukman mengaku pihaknya sementara menggunakan uang kas Pesantren Tebuireng untuk menutupi kekurangan dana dalam persiapan muktamar yang akan digelar awal Agustus ini. Meski demikian, Pesantren Tebuireng mengaku siap sebagai salah satu tuan rumah perhelatan itu.

“Kita harus siap dengan segala risikonya karena sudah menjadi tanggung jawab kami. Dalam waktu dekat kami akan menanyakan kepada panitia daerah terkait kejelasan kekurangan dana tersebut,” imbuh dia.

Lukman mengatakan persiapan Pesantren Tebuireng dalam Muktamar ke-33 NU itu sudah 90 persen. Pihaknya siap menyambut peserta muktamar (Muktamirin) yang akan menginap Pesantren Tebuireng.

“Hanya tinggal menunggu pelaksanaannya saja, dan semua kamar dan aula juga sudah siap,” pungkasnya.

Muktamar Ke 33 NU akan berlangsung pada 1-5 Agustus mendatang. Sesuai jadwal akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo, dan penutupan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pembukaan dan sidang pleno ditempatkan di Alun alun Jombang. Sedangkan sidang komisi berlangsung di empat pondok pesantren, yakni Pesantren Tebuireng, Mambaul Ma’arif Denanyar, Bahrul Ulum Tambakberas, dan Darul Ulum Paterongan. (ubaid/jaz)

Terkait

Daerah Lainnya

SantriNews Network