Kongres PMII

Soal Usia Kandidat Ketua Umum PMII, Ini Kata Rodli Kaelani

Logo Kongres PMII XVIII (santrinews.com/dok)

Jambi – Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Muhammad Rodli Kaelani mengaku heran ada calon ketua umum PB PMII yang ternyata sudah berusia 35 tahun.

“Astaghfirullah ada calon Ketum PMII umur 35 tahun. Ini organisasi kader (PMII) atau Ansor Junior?,” kata Rodhi melalui akun twitternya @sahabatodie.

Menurut dia, PMII adalah organisasi kader, sehingga adanya regenerasi di tubuh PMII adalah hal yang sangat penting yang harus dipikirkan.

Sayangnya, Rodhi tidak mau menyebut siapa nama kandidat yang dimaksud. “Tanya peserta dan liat biodata kandidat saja, biar (saya) gak dianggap intrik,” elaknya saat ditanya Ainur Rosyid Reduh via akun twitternya @NickRosid.

Saat dikonfirmasi via kontak BlackBerry Messenger, Rodhi enggan berkomentar. Dia meminta untuk mengecek sendiri. “Sampean kan lebih banyak bisa dapat informasi. Nanti sampean tau di lapangan,” jawabnya singkat.

Selain kandidat pengurus, lanjut dia, tim sukses atau pemain juga perlu ber-regenerasi. “Masak ada yang sudah 5-6 kongres masih jadi tim,” tukasnya lagi di akun twitternya.

Rodhi sendiri melalui akun twitternya @sahabatodie mengaku sudah 4 kali hadir di kongres; sebagai cabang, tarung menjadi sekretaris jenderal, tarung menjadi ketua umum, dan terakhir saat mengakhiri mandat sebagai ketua umum di Kongres PMII XVII di Kalimantan tahun 2011 lalu.

Sejauh ini, SantriNews belum mendapatkan informasi pasti siapa saja diantara sejumlah kandidat yang sudah berusia 35 tahun atau bahkan lebih.

Sudah beberapa kali SantriNews meminta profil berikut visi-misinya kepada beberapa kandidat. Namun hanya sebagian kandidat yang mengirimkannya. Begitu pula saat meminta kepada Panitia Pengarah (SC) Kongres PMII XVIII.

Seperti diketahui, ada 15 nama kandidat yang telah muncul dan mendaftarkan diri secara resmi pada hari Ahad, 25 Mei 2014 lalu, di Kantor PB PMII, Jl. Salemba Tengah No. 57A Jakarta Pusat.

Mereka adalah A. Jabidi Ritonga (Medan), Aminudin Ma’ruf (Jakarta Timur), Miftakhul Aziz (Yogyakarta), M Zaini Mustakim (Kota Malang), Mukaffi Makki (Surabaya), Yek Agif Al Gadri (Mataram), M Zaid (Ciputat), Ahmad Nurkholid (Ciputat), Bambang Tri Anggono (Purwokerto), Erfandi (Bangkalan), Ahmad Miftahul Karomah (Sintang), M Faishal (Sintang), M Jaelani SF (Kendari), Abdul Aziz (Jombang), dan Muammarulloh Umam (Sukabumi).

Di luar 15 nama itu, ada nama lain yang juga muncul yaitu Dwi Winarno. Dwi yang saat ini menjabat Ketua I PB PMII juga berpeluang besar bakal berkompetisi dalam bursa perebutan posisi ketua umum PB PMII masa khidmat 2014-2016.

Jauh hari sebelum pelaksanaan Kongres PMII XVIII di Jambi, Panitia Pengarah / Sterring Commite (SC) Kongres mengumumkan pendaftaran kandidat ketua umum PB PMII, dibuka mulai Hari Rabu 21 Mei dan ditutup pada Hari Ahad 25 Mei 2014, pukul 14.00 WIB sekaligus dilangsungkan dengan acara “Launching Kandidat Ketua Umum PB PMII”.

Persyaratan bagi kandidat yang mendaftar diantaranya adalah mengisi formulir pendaftaran, menyerahkan biodata lengkap, dan visi-misi, serta membayar kontribusi kepada panitia minimal sebesar Rp.3.000.000.

Sesuai edaran, acara launching itu akan dipandu langsung oleh Majelis Pembina Nasional (MABINAS) PMII. “Seluruh rangkaian acara launching dan profil para kandidat akan dipublikasi di media, baik cetak atau media portal nasional,” demikian diantara bunyi edaran Panitia SC. (ahay)

Terkait

Nasional Lainnya

SantriNews Network