Daerah

Wali Kota Risma Dorong Anak Gemar Makan Ikan

Minggu, 03 November 2019 19:30 wib

...
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama anak yatim (santrinews.com/istimewa)

Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendorong anak-anak gemar makan ikan lewat kampanye gerakan Anak Indonesia Suka Makan Ikan (Aisumaki) yang diinisiasi Lembaga Manajemen Infaq (LMI).

Menurut Risma, anak-anak perlu didorong gemar makan ikan karena ikan memiliki kandungan yang bisa mencerdaskan generasi masa depan.

“Kenapa harus makan ikan, karena di dalam ikan ada unsur-unsur yang akan membantu kecerdasan kita, membantu kita mudah belajar, mudah konsentrasi dan mudah menerima masukan yang baik,” kata Risma.

Di acara Pelatihan Kuliner dan Gebyar Makan Ikan Bersama Yatim dan Dhuafa di Taman Surya, Ahad, 3 Nopember 2019 itu Risma turut serta mengampanyekan gerakan Aisumaki untuk mendorong anak-anak Surabaya agar gemar makan ikan.

Ia mengapresiasi gerakan makan ikan sebab program ini bukan sekadar gerakan makan ikan, tetapi juga terdapat sisi pendidikan, dan pembinaan hingga memberikan usaha hasil dari olahan ikan-ikan.

Di hadapan puluhan anak yatim dan dhuafa, Risma menyampaikan, dalam kandungan ikan terdapat sumber protein dan omega 3 yang baik untuk tumbuh kembang tubuh dan kecerdasan anak.

Makanya, ia mendorong dan berharap anak-anak Surabaya agar terus gemar makan ikan.

“Kalau di usia kalian gemar makan ikan, maka kalian akan bisa cerdas. Kalau kalian cerdas dan pintar maka kalian bisa berhasil dan sukses,” katanya kepada anak-anak yang hadir.

Menurutnya, walaupun warisan genetik turut berpengaruh terhadap kecerdasan anak, namun kandungan gizi dari makanan yang dikonsumsi berpengaruh lebih besar.

Untuk itulah, anak-anak harus didorong agar gemar mengonsumsi ikan sejak dini.

Apalagi, lanjut dia, kandungan omega 3 di dalam ikan turut berpengaruh dalam pembentukan Intelligence Quotient (IQ).

“Ikan itu lemaknya sedikit, tapi dia ada kandungan omega 3 yang dapat membuat orang bisa cerdas,” ujarnya.

Risma menilai bahwa perkembangan kecerdasan ini sangat diperlukan mengingat di era globalisasi ini persaingan semakin ketat.

Terlebih, pemerintah telah mencanangkan industri 4.0 yang menuntut kreativitas dari sumber daya manusianya.

“Jika kalian bisa sukses dan berhasil, maka kalian juga bisa membantu adik-adik kalian, keluarga kalian, bahkan juga tetangga kalian,” ujarnya. (shir/onk)