Nasional

Ulama Papua: Hanya Islam Aswaja Bisa Selesaikan Persoalan Bangsa

Sabtu, 14 September 2019 13:30 wib

...
Ulama Papua, KH Saiful Islam Al Fayage mengisi Diskusi Publik di Kantor PC GP Ansor Sumenep, Madura (santrinews.com/sukur)

Selama NU dan Ansor kuat, Indonesia akan tetap aman.

Sumenep – Ulama asal Papua, KH Saiful Islam Al Fayage, mengatakan, solusi yang harus diperjuangkan untuk mengatasi persoalan di Papua adalah saling menghargai prinsip-prinsip toleransi. Dalam hal ini, nilai-nilai ajaran Islam Ahlussunah Waljamaah (Aswaja) harus senantiasa dijaga dengan baik.

“Alhamdulillah, Islam Ahlussunah waljamaah di Papua selama ini terus berkembang, NU dan Ansor terus berkembang dengan baik, dan tentunya hanya model ajaran Islam Ahlussunah Wal Jamaah ini yang bisa menyelesaikan persoalan kebangsaan,” kata KH Saiful Islam.

Hal itu disampaikan KH Saiful Islam saat mengisi diskusi publik di Graha KH Wahab Chasbullah Kantor PC Gerakan Pemuda Ansor Sumenep, Sabtu, 14 September 2019.

Karena itu, lanjutnya, kader NU dan Ansor sebagai organisasi yang didirikan berdasarkan istikharah para ulama harus menjaga ajaran Ahlussunah waljamaah. Selama Ansor dan NU kuat, badai sebesar apapun, Indonesia akan tetap aman.

“Yang tak kalah penting, ke depan, kader Ansor sebagai kader muda NU juga harus menguasai teknologi untuk memerangi berita-berita hoaks yang selama ini menjadi ancaman besar terhadap persatuan bangsa,” ujarnya.

Diskusi dalam rangka untuk penguatan implementasi nilai-nilai ajaran Islam Aswaja tersebut diikuti kader Ansor di tingkatan Pimpinan Cabang dan Pimpinan Anak Cabang.

“Kami Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sumenep tentu sangat bersyukur kali ini kita bisa berdialog langsung dengan tokoh dan ulama Papua, sehingga kita bisa sharing bersama, khususnya dalam rangka menjaga kesatuan bangsa,” kata Ketua PC GP Ansor Sumenep M Muhri.

Muhri mengaku sangat prihatin dengan upaya-upaya memecahbelah bangsa yang selama ini dilakukan oleh para oknum, khususnya yang terjadi di Papua.

“Papua adalah bagian dari kita, yang senantiasa harus kita pertahankan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” imbuh pria yang kini menjabat Ketua Fraksi PKB Kabupaten Sumenep ini. (sukur/onk)