Nasional

Sunanto: NU Saudara Kandung Muhammadiyah

Minggu, 24 November 2019 15:30 wib

...
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto (tengah), usai pelantikan Pemuda Muhammadiyah Sumenep, di hotel C1 Sumenep, Ahad, 23 Nopember 2019 (santrinews.com/bahri)

Sumenep – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto, menjelaskan sejarah perjuangan dakwah Muhammadiyah. Terutama ketika mulai masuk ke Madura.

Menurut Sunanto, Muhammadiyah tidak beda dengan ormas Islam lain yang ada di Indonesia. Yakni sama-sama memperjuangkan kedaulatan bangsa, negara, dan Islam.

“Kita ini bukan musuh, tapi saudara,” kata Sunanto saat menghadiri pelantikan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumenep periode 2018-2022, di hotel C1 Sumenep, Ahad, 23 Nopember 2019.

Pelantikan itu dirangkai dengan sarasehan bertema ‘Revitalisasi Gerakan Dakwah Pemuda Muhammadiyah Menuju Sumenep Berkemajuan’.

Ia menyebut Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas saudara sekandung Muhammadiyah. Menurutnya, antara NU dan Muhammadiyah tidak perlu ada perbedaan yang harus diperdebatkan lagi.

“Maka dakwah kita seperti yang kultur, dukuangan NU, dukungan teman-teman, (tak usah diributkan) apa sih yang diperebutkan,” tegasnya.

Ia bercerita hasil percakapannya dengan seorang mantan teroris. Kini di Madura banyak penganten Bomber yang masih tidur di balik persembunyiannya.

Hal ini merupakan masalah serius yang harus dihadapi bersama. Tidak hanya bagi Muhammadiyah. Karena itu, Sunanto menegaskan kerjasama merupakan jalan utama untuk mengembalikan semangat kebangsaan seperti yang digagas oleh KH Ahmad Dahlan.

“Konsesus yang harus dibangun adalah bagaimana kita bergerak bersama,” tegasnya.

Ia berharap kepada Banom NU seperti Ansor, IPNU dan PMII yang diundang di acara itu, agar mendorong Pemuda Muhammadiyah Sumenep untuk ikut bergerak bersama.

Sebelum mengakhiri pengarahannya, Sunanto berpesan agar Pemuda Muhammadiyah tidak lagi memperdebatkan soal qunut, tahlil, dan amaliyah lainnya yang sudah mengakar di masyarakat.

“Sekarang perbedaan Pemuda Muhammadiyah bagaimana membantu orang,” tukasnya. (ari/onk)