Politik

Mundjidah Wahab Punya Modal Kultural dan Simbolik Besarkan PPP di Jatim

Jum'at, 24 September 2021 20:30 wib

...

Surabaya – Pengamat politik dan peneliti senior dan analis Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam, menilai Nyai Hj Mundjidah Wahab bisa membesarkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jawa Timur, sebab ia punya modal kultural dan simbolik sebagai putri pendiri NU.

Modal yang dimiliki putri pendiri NU KH Wahab Chasbullah yang kini menjabat Bupati Jombang ini berdampak besar pada massa di Jatim yang mayoritas warga NU.

“Bu Munjidah dalam pandangan saya memang punya modal kultural dan simbolik yang bisa mengangkat dan memberi efek untuk PPP Jatim,” kata Surokim Abdussalam, Jumat, 24 September 2021.

DPP PPP telah resmi menyerahkan SK kepengurusan DPW PPP Jawa Timur periode 2021-20026 kepada
Mundjidah Wahab.

Ia menggantikan Musyaffa’ Noer yang telah dua kali memimpin PPP Jatim dan saat ini menjabat Waketum DPP PPP.

Namun, Surokim menambahkan bila dilihat situasi dan hasil Muswil perjalanan Bu Mun —sapaan Nyai Mundjidah memimpin PPP Jatim tidak akan mudah.

Dalam konteks ini Bu Mun harus bisa melakukan percepatan konsolidasi internal menaklukkan faksi-faksi sebagaimana tergambar dalam muswil.

Menurutnya, hal ini memang tidak bisa dipandang enteng dan jelas bukan perkara mudah. Karena itu tantangan yang ada di depan mata harus bisa dijawab dan dikonsolidasikan Bu Mun dalam memimpin PPP Jatim.

“Bu mun perlu ekstra usaha, harus segera banyak turba menemui pengurus DPW dan DPC untuk konsolidasi. Jika tugas itu bisa beliau lakukan dengan lancar, saya pikir PPP Jatim akan lebih mudah menghadapi 2024,” ujar Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini.

Mantan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur ini menambahkan, demikian juga sebaliknya jika gagal melakukan konsolidasi internal maka perjalanan PPP di Jatim tentu tidak akan mudah.

“Bu Mun ibarat nahkoda kapal menurut saya akan menghadapi rute pelayaran dengan terpaan angin dan badai yang juga tidak pelan. Jika beliau lulus ujian itu maka PPP Jatim akan menuai indahnya pelangi di 2024,” pungkas alumni santri Pondok Pesantren Darul Ulum, Langitan, tersebut. (red)