Politik

Ziarah ke Makam Kiai Asad, Emil Dardak Diserbu Santri Hingga Didoakan Para Kiai Sepuh

Senin, 19 Maret 2018 14:18 wib

Situbondo – Di tengah kunjungannya ke Banyuwangi dan Situbondo, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Emil Elestianto Dardak menyempatkan ziarah ke makam pendiri NU, KHR As’ad Syamsul Arifin di area Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Ahad malam, 18 Maret 2018.

Kunjungan ini bukan dimaknai sebagai kampanye politik, melainkan lebih sebagai bentuk penghormatan Emil Dardak terhadap para ulama yang selama ini menjadi pengayom umat sekaligus meneladani perjuangan KH As’ad Syamsul Arifin yang menurutnya banyak berjasa bagi NU dan Indonesia.

“Ini lebih bermakna sowan seorang santri kepada para sesepuh, bersilaturahmi, mohon doa dan restu. Ziarah merupakan tradisi keluarga saya yang hidup di kultur NU. Bukan hanya itu, ziarah bertujuan untuk silaturrahim mengenang keteladanan,” kata Emil.

Di Pondok yang menjadi sejarah NU kembali ke khittah pada 1984 itu, Emil yang datang bersama KH Asep Syaifuddin Chalim disambut hangat pengasuh dan keluarga pondok diantaranya KH Afifudin Muhajir, KH Muzakki Ridwan dan KH Sabit Toha.

Kedatangan Emil pun menjadi magnet ribuan santri, hingga rela berdusel-dusel untuk bisa bersalaman dan berfoto dengan cawagub yang diidentikkan dengan energi milenial ini.

Tahlil dan doa di pusara makam berlangsung sekitar 15 menit dan langsung dipimpin oleh KH Muzakki Ridwan yang juga wakil pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.

Usai ziarah, Emil pun sowan ke kediaman KH Afifudin Muhajir selaku wakil pengasuh di pondok yang memiliki 17ribu santri ini.

Ditanya terkait kedatangan Emil Dardak, KH Afifudin Muhajir menuturkan bahwa dirinya sangat berharap pasangan Khofifah-Emil menang dalam Pilgub Jatim 2018.

“Saya tim 9, jelas sudah berharap Khofifah-Emil menang, kedatangan mas Emil ini justru penting bagi saya karena untuk melihat reaksi dari santri disini. Apakah Mas Emil dapat sambutan atau tidak, ternyata sangat luar biasa, padahal di sini tidak ada kampanye. Saya sendiri tidak pernah mengajak dan berbicara tentang politik,” ujarnya.

Sementara itu Pengasuh Pondok Pesantren Assalam Bindung, KH Sabit Toha yang juga keluarga besar Kiai As’ad mengaku gembira atas kehadiran Emil Dardak.

Menurutnya kedatangan Emil Dardak sudah sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Situbondo.

“Masyarakat Situbondo sudah cerdas memilih, apalagi kita sudah merdeka. Saya termasuk memfavoritkan Mas Emil Dardak, track record beliau di Trenggalek dan sejarah pendidikan sangat cemerlang. Jadi ada ketertarikan mas Emil bisa memimpin di Jawa Timur,“kata KH Sabit Toha.

Dalam pungkasan kunjungannya Emil Dardak mendapatkan kado doa dari Kiai sepuh agar diberikan kelancaran, keselamatan dan kemenangan dalam kontestasi Pilgub Jatim 2018. (red)