Pandemi Covid-19, STAI Al Fithrah Pilih Wisuda Virtual

SURABAYA, SantriNews — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Fithrah Surabaya kembali berhasil melaksanakan sidang senat terbuka wisuda sarjana strata satu ke-9. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, STAI Al Fithrah kali ini memilih melaksanakan wisuda secara virtual.

“Surabaya masih termasuk zona merah, maka untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan kami memilih melaksanakan wisuda secara virtual (daring),” Kata Ketua STAI Al Fithrah, di sela acara wisuda, Sabtu, 5 Desember 2020.

STAI Al Fithrah didirikan oleh KH Ahmad Asrori al Ishaqy (pengasuh Pondok Pesantren Al Fithrah, Surabaya) bersama Prof Softjan Tsauri (Ketua LIPI), Prof Abdul Haris (Rektor UIN Maliki Malang), dan sejumlah tokoh pendidikan Islam, pada 2008.

Jusuf mengatakan, wisudah secara daring dipilih untuk menghindari kerumunan massa yang dapat berpotensi menyebarkan Covid-19.

Wisuda daring dipilih karena Al Fithrah Surabaya menjadi pusat dari seluruh cabang Al Fithrah di Indonesia yang sekarang berjumlah 7 lembaga dan juga menjadi cermin bagi jamaah al-Khidmah baik yang ada di tanah air ataupun di luar negeri.

“Kita ingin sampaikan bahwa di masa pandemi ini, kami taat aturan dan berusaha untuk menghindarkan diri dari kerumunan massa. Itulah sebabnya, bahkan haul akbar yang sejatinya dihelat setiap tahun sekali juga ditiadakan,” tegasnya.

Acara wisuda ke-9 dihadiri oleh sejumlah tokoh agama seperti Habib Musthofa al-Jufri, Habib Abdurrohman Bin Aqil, Habib Ahmad Al-Haddar, KH Hilmi Ahmad Basyaiban.

Jusuf berpesan agar para wisudawan harus selalu tetap harus optimistis dan melihat yang terjadi sebagai peluang. “Mungkin bagi sebagian orang saat ini adalah situasi sulit, tapi yakinlah bahwa kalian akan survival dan akan menjadi orang yang bermanfaat.”

Pembantu Ketua I, Sofwan Hasan menyebutkan ada 79 wisudawan-wisudawati. Rinciannya, Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir 11 wisudawan, Prodi Akhlak Tasawuf 27 wisudawan, Manajemen Pendidikan Islam 26 wisudawan, Perbankan Syariah 9 wisudawan, dan PGMI 6 orang.

Sofwan juga mengumumkan wisudawan terbaik di kampus berbasis pesantren ini yang diraih oleh Muhammad Rais Akbar (3.62) dari Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir, Misbahul Hadi (3.6) dari prodi Akhlak Tasawuf, Dianatul Ula (3.6) dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Zulfatul Kamila (3.35) dari Prodi Perbankan Syariah, dan Siti Fatimah (3.6) dari Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.

Berbeda dengan wisudawan lainnya yang harus daring, para wisudawan-wisudawati terbaik ini diberikan hak priviledge untuk hadir. “Karena sangat memungkinkan kalau cuma sedikit dan terbatas yang hadir,” ujar Pembantu Ketua III STAI Al Fithrah, Abdur Rosyid. (red)

Terkait

Nasional Lainnya

SantriNews Network