Muktamar NU

Puluhan Bus Siap Jemput Muktamirin dari Bandara Juanda

Suasana rapat panitia daerah membahas persiapan Muktamar ke-33 NU di aula PWNU Jawa Timur (santrinews.com/saif)

Surabaya – Setidaknya ada 60 armada bus yang disiapkan Panitia Daerah (Panda) Jawa Timur pada perhelatan Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama awal Agustus mendatang. Hal ini dilakukan untuk mempermudah bagi peserta agar bisa lebih cepat tiba di Jombang.

Kepastian ini disampaikan Sekretaris Panda Muktamar, H Thoriqul Haq, kepada SantriNews.com, Jumat, 27 Februari 2015. “Ada 60 bus yang sudah disiapkan untuk menjemput muktamirin dari bandara Juanda Sidoarjo menuju Jombang,” katanya.

Proses penjemputan akan dilakukan selama dua hari sebelum acara pembukaan muktamar.

Tidak berhenti sampai di situ, untuk mengangkut para peserta dari penginapan juga telah disiapkan 100 kendaraan mini bus yang tersebar di masing-masing pesantren. “Asumsinya, setiap pesantren kita sediakan armada mini bus berjumlah 25 unit,” kata Gus Thoriq, sapaan akrabnya.

“Sengaja kami menggunakan kendaraan mini bus untuk kegiatan selama muktamar agar tidak mengganggu jalan raya yang nota bene digunakan masyarakat Jombang,” terangnya.

“Sehingga para peserta tidak perlu membawa kendaraan sendiri atau menyewa untuk bisa mengikuti sejumlah sidang komisi di 4 pesantren yang dijadikan sebagai lokasi sidang,” lanjutnya.

Muktamar ke-33 NU akan berlangsung di Jombang pada 1- 5 Agustus mendatang. Ada 4 pesantren yang dijadikan sebagai lokasi persidangan yakni organisasi, program dan rekomendasi. Pada kegiatan yang akan dihadiri 15.000 peserta utusan dari PCNU dan PWNU se Indonesia serta utusan dari PCI NU luar negeri juga terdapat komisi bahtsul masail yang dibagi menjadi 3 yakni waqi’iyah, maudlu’iyah serta qanuniyah.

“Usai dari bandara, peserta akan diantar menuju Gedung Olah Raga (GOR) Jombang untuk melakukan registrasi dan menerima materi muktamar,” kata Sekretaris DPW PKB Jawa Timur ini.

“Setelah itu mereka akan diantar menuju kamar atau penginapan di 4 pesantren sesuai kapasitas dan sidang komisi yang akan diikuti,” pungkasnya. (saif/ahay)

Terkait

Nasional Lainnya

SantriNews Network