Wazir Wicaksono: NU Dampingi Petani Saat Gestapu Tahun 1965

Ketua PW LP2NU Jawa Timur, Wazir Wicaksono (santrinews.com/saif)

Jombang – Masih sedikit masyarakat yang mengetahui keberadaan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LP2NU). Padahal, kalau membuka sejarah, peran NU dalam membina dan mendampingi petani telah teruji. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi LP2NU.

Demikian disampaikan Ketua PW LP2NU Jawa Timur, Wazir Wicaksono seusai bertemu sejumlah kelompok tani dan perikanan serta pegiat UMKM, di Dusun Menjangankuning Desa Pojokkulon Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang, Rabu 25 Maret 2015.

“Saat peristiwa Gerakan Sepuluh Nopember atau Gestapu tahun 1965, NU telah mendampingi petani dengan Pertanu atau Persatuan Tani Nahdlatul Ulama,” kata Wazir.

Dengan kiprah dan rentang sejarah yang demikian panjang ini semestinya warga NU sudah bisa memahami kiprah NU dalam mendampingi petani. “Kalau kemudian sekarang banyak yang mempertanyakan, mungkin hal tersebut terkait intensitas para pengurus LP2NU dalam mendampingi petani,” tandasnya.

Karena itu, menurut Wazir, pengurus LP2NU di sejumlah tingkatan mengemban tugas berat agar keberadaannya semakin dirasakan masyarakat, khususnya para petani. Misalnya, dengan melakukan pendidikan kepada petani. “Karena zaman telah berubah maka para petani harus selalu diberikan informasi terkait perkembangan pertanian terbaru,” ujarnya.

Yang terbaru adalah akan diberlakukannya peringatan dini terkait perubahan cuaca di beberapa daerah. Ini sangat penting dilakukan agar petani bisa melakukan persiapan bagi komoditas yang akan ditanam. Sebab, musin yang ada selama ini kurang bersahabat dan kadang diluar prediksi.

“Praktis, dengan tugas yang kian besar itu mengharuskan kami untuk bisa menjadi tempat berdiskusi dan dimintai pertimbangan terkait peraturan yang akan digulirkan,” pungkasnya. (saif/ahay)

Terkait

Nasional Lainnya

SantriNews Network