Daerah

IPPNU Jatim Jaring Duta Pelajar Pelopor Aswaja

Minggu, 22 September 2019 01:30 wib

...
Ketua Paniti Pemilihan Duta Pelajar Putri tahun 2019 PW IPPNU Jatim, Izzah Afada (santrinews.com/mahrus)

Surabaya – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Timur kembali akan menggelar pemilihan Duta Pelajar Putri tahun 2019. Tujuannya, mencetak kader pelopor yang memiliki keunggulan ilmu pengetahuan, inovatif dan berakhlak.

“Pendaftaran mulai 15-25 September. Salah satu persyaratannya harus rekomendasi dari PC IPPNU. Finalnya nanti 26 Oktober,”kata ketua pelaksana, Izzah Afadha, kepada SantriNews, Sabtu, 21 September 2019.

Menurut Izzah, Duta Pelajar Putri mempunyai tugas berat karena mereka akan menjadi tolak ukur sekaligus menginspirasi kader-kader yang lain. “Artinya integritas, kecerdasasan dan kepekaan sosial harus dimiliki kader putri NU,” ujarnya.

Izzah sendiri saat ini adalah sebagai duta pelajar putri. Selama tiga tahun menjadi duta pelajar putri, Izzah mengaku banyak pengalaman suka dan duka. “Yang jelas sulit dan berat itu saya alami,” ujar mahasiswi Unair ini.

Kader IPPNU Bojonegoro ini selalu terus optimis dengan tugas emban sebagai duta pelajar. “Intinya siapa nantinya yang menggantikan saya harus lebih baik dalam memberi motivasi kepada kader NU khususnya pelajar putri,” tandasnya.

Ia menyarankan untuk selalu merasa kurang dengan terus belajar, bukan merasa pintar. “Terus belajar, jangan merasa sudah bisa,” tegasnya.

IPPNU, kata dia, adalah organisasi pelajar yang harus selalu berinovasi sesuai dengan visi dan misi kelahiran IPPNU.

“Ketika harus menyampaikan kebaikan atau memberi inspirasi sama orang lain bukan saya merasa lebih, tapi sebagai cambuk untuk diri saya untuk selalu melakukan kebaikan,” pungkasnya. (rus/onk)