Politik

Ketika Aktivis Perempuan NU Terpanggil Menangkan Jokowi-KH Maruf

Jum'at, 15 Februari 2019 20:00 wib

...
Para Aktivis Perempuan NU Pati Jawa Tengah deklarasi mendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin (santrinews.com/istimewa)

Pati – Sebanyak 1200 aktivis perempuan NU di Pati Jawa Tengah merapatkan barisan untuk memperkuat dukungan kepada pasangan calon presiden-wakil presiden, Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Mereka yang terhimpun dalam wadah Jaringan Perempuan Nahdlatul Ulama (JPNU) mengadakan rapat koordinasi di Gedung IPHI Pati Jalan Raya Pati-Kudus, Sukoharjo, Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat, 15 Februari 2019.

Baca: Muslimat Jateng Kian Mantap Dukung Jokowi-Jusuf Kalla

Hadir dalam rakor tersebut Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Fatayat, Ketua Pimpinan Ranting (PR) Muslimat Fatayat, dan pengurus IPPNU se-Kabupatèn Pati. Rais Syuriah PCNU Pati KH Aniq Muhammadun juga tampak hadir.

Ketua JPNU Jawa Tengah Khizanatur Rahmah, menegaskan para aktivis perempuan NU merasa memiliki tanggungjawab moral dalam memenangkan pasangan nomor urut 01 tersebut di Pilpres 17 April 2019 mendatang.

“Kami mendukung setelah mempertimbangkan empat hal,” kata Khizanatur Rahmah yang juga ketua Fatayat NU Jawa Tengah.

Pertama, rekam jejak Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf. Kedua, berfikir secara syariah dalam mengambil tindakan dan menentukan pilihan.

Ketiga, melihat prestasi kedua tokoh tersebut untuk bangsa Indonesia. Keempat, konsistensi untuk kesejahteraan masyarakat dan NU menjadi bagian penting dalam memakmurkan anak bangsa.

Ia menjelaskan, berdasarkan survei sebanyak 25 % masyarakat belum menentukan pilihan, yaitu ibu rumah tangga dan usia milenial. “Sebab mereka selama ini belum mendapatkan edukasi tentang kandidat,” ujarnya.

Baca juga: Muslimat NU: Pilih Pemimpin yang Bisa Dititipi Tahlil

Karena itu, lanjut dia, tugas perempuan NU menyampaikan sosialisasi tentang Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin sampai ke masyarakat akar rumput. Ia berharap, JPNU menjadi pionir untuk perempuan NU memenangkan pasangan Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin.

“Ini harus kita lakukan bersama-sama agar semua tahu, bahwa kerja Pak Jokowi sudah terbukti, dan layak memimpin kembali bersama KH Ma’ruf Amin. Berikan informasi yang benar tentang pak Jokowi, tanpa menjelekkan pihak lain,” ujarnya.

Baca juga: Ini Susunan dan Profil 34 Manteri Kabinet Kerja Jokowi-JK

Salah seorang aktivis Fatayat NU Cabang Dukuhseti, Farah Adibah, mengaku gembira bisa menjadi bagian dari perempuan NU di Pati yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut.

“Kami datang bersama teman-teman PAC Fatayat, Ibu-ibu Muslimat, dan adik-adik IPPNU. Kami senang karena bisa silaturrahim dengan para aktivis perempuan NU,” ujar Farah.

Tak Terpengaruh Hoaks
Sementara, KH Aniq Muhammadun menyatakan, pasangan Jokowi-KH Ma’ruf merupakan sebuah komposisi pasangan yang pas. Menurut Kiai Aniq, memilih pemimpin merupakan kewajiban masyarakat, sehingga warga NU diminta tidak golput.

“Monggo yang mantap untuk memilih pak Jokowi-kiai Ma’ruf. Tak perlu terpengaruh atas hoaks yang beredar. Jadi ibu-ibu wajib datang ke TPS untuk memilih pemimpin,” kata Kiai Aniq. “Karena kalau kurang satu suara, maka bisa kalah.”

Kiai Aniq juga mengimbau warga NU agar tak menjelekkan pihak lain dalam bermedia sosial. Perempuan NU cukup menyampaikan alasan konkret dalam memilih Jokowi-KH Ma’ruf.

“Cukup sampaikan alasan yang pas, misal Pak Jokowi sudah menyejahterakan masyarakat. Dan Kiai Ma’ruf adalah seorang kiai, ahli agama,” tegasnya. (shir/nuo)