Politik

Sandi Ingin Santri jadi Lokomotif Pembangunan Industri Halal

Jum'at, 22 Februari 2019 00:30 wib

...
Sandiaga Uno saat silaturahim ke Habib Taufiq Assegaf, Pasuruan, Selasa, 19 Februari 2019 (santrinews.com/istimewa)

Banyuwangi – Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno berkeinginan agar santri tidak hanya luas dalam ilmu agama, melainkan juga ilmu kewirausahaan.

Harapannya, santri kelak menjadi lokomotif pembangunan industri halal dan pariwisata halal di Indonesia. Caranya dengan menciptakan santri yang berpola pikir enterpreneurship, sehingga santri bisa menjadi pencipta lapangan kerja.

“Untuk mewujudkan hal itu, kita akan bekerja sama dengan pesantren-pesantren untuk menyisipkan pola pikir enterpreneurship di kalangan santri,” kata Sandi saat silaturahmi ke Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bengkak Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis, 21 Februari 2019.

Jika sudah memiliki jiwa entrepreneurship, para santri tidak akan lagi menjadi pencari kerja. Santri juga tidak menjadi beban pembangunan. “Santri justru menjadi pencipta lapangan kerja dan menjadi lokomotif pembangunan,” katanya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, potensi ekonomi halal harus digalakkan oleh santri dan dimulai oleh santri.

“Potensi ekonomi seperti industri halal dan pariwisata halal yang digerakkan oleh santri bakal memiliki potensi luar biasa. Potensi tersebut bisa dikembangkan secara maksimal oleh para santri,” tandasnya.

Selama di Banyuwangi, Sandi mengunjungi tiga pesantren. Selain Pesantren Miftahul Ulum, Sandi juga mengunjungi Pondok Pesantren Al Imaratul Mustaqimah pimpinan Kiai Ali Hasan di Desa Bajulmati, Wongsorejo, dan Pondok Pesantren Nurul Abror Al Robbaniyyin di Desa Alas Buluh, Kecamatan Wongsorejo.

“Pondok-pondok pesantren kita majukan, mudah-mudahan juga anak-anak santri menjadi santri yang bukan menjadi beban pembangunan, tetapi justru mendorong lokomotif pembangunan kita,” tegasnya. (shir/onk)