Jaga Nilai Seni Islam Nusantara, ITB Gelar Grand Festival Rebana

Bandung – Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui salah satu UKM-nya, Unit Rebana ITB (URI) akan mengadakan Grand Festival Rebana Nusantara (GFRN), selama dua hari pada 26-27 Maret 2016.

GFRN 2016 bertajuk “simfoni rebana negeri” itu merupakan kegiatan yang berisi rangkaian Seminar Nasional dan lomba berbagai cabang tingkat Nasional.

Ketua pelaksana Fatuh Jamalubbis mengatakan, GFRN 2016 bertujuan sabagai upaya pelestarian dan peningkatan kreativitas dalam berseni Islam tradisonal untuk kalangan masyarakat luas diera yang semakin maju.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai seni Islam Nusantara warisan para wali songo tidak akan hilang, bahkan bisa semakin hidup, terutama dikalangan akademisi di berbagai kampus umum, seperti ITB ini,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini akan dilombakan tiga cabang lomba yaitu Hadroh al-banjari murni, Rebana Nusantara, dan Nasyid. Masing-masing lomba bisa diikuti ole berbagai kalangan dan komunitas,” tambah Fatuh. Di hari kedua akan diadakan seminar Nasional bertajuk “ňúsinergi Islam, seni, dan Tradisi’.

“Insya Allah akan dihadiri oleh Mensos RI yang juga ketua PP Muslimat NU, Ibu Khofifah Indar Parawansa. Selain itu juga akan hadir Rektor ITB, beberapa kalangan musisi dan budayawan Indonesia, salah satunya adalah Noe vokalis Letto,” ungkapnya.

Humas pelaksana, Alif Masduqi menyampaikan bahwa dari tiga cabang yang dilombakan hingga saat ini telah ada pendaftar lebih dari 40 tim yang berasal dari berbagai kampus, pondok pesantren, dan masyarakan umum. “Lomba yang paling banyak diminati adalah hadroh al-banjari,” kata Masduqi.

Acara ini, menurut dia, sabagai wujud pengabdian dan apresiasi Unit Rebana ITB untuk para penyebar Islam yang berkebudayaan di nusantara berupa pendalaman kebudayaan dan tradisi lewat musik Islami, kami mohon doa dan restu untuk kesuksesan event ini” pungkasnya. (shir/onk)

Terkait

Nasional Lainnya

SantriNews Network