70 Santri se-DKI Ikuti Lomba Baca Kitab Kuning

Jakarta – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB DKI Jakarta mengadakan Musabaqoh Kitab Kuning di Pondok Pesantren Al Kenaniyah, Jakarta Timur pada 6-7 April 2016. Sebanyak 70 santri putra dan putri dari 60 pesantren se-DKI Jakarta mengikuti kegiatan tersebut.

Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas mengatakan, kegiatan tersebut merupakan ajang menyambung tradisi kiai NU zaman dahulu. Para peserta diwajibkan Kitab Ihya Ulumudin yang merupakan Kitab Tasawuf. Kitab Ihya Ullumudin dianggap sebagai kitab yang dapat menunjukkan eksistensi PKB.

Kitab Ihya Ullumuddin merupakan karangan Imam Al Ghazali yang berisi tentang kaidah dan prinsip dalam menyucikan diri yang membahas tentang penyakit hati, pengobatan, dan pendidikan hati. Adapun yang menjadi dewan juri yang menilai merupakan Rois Aam PBNU dan dewan Syuro PKB.

PKB menggelar musabaqoh Kitab Kuning, kata Hasbi, sekaligus ingin mendoakan agar Jakarta sebagai Ibu Kota yang sedang dilanda sejumlah masalah bisa segera dituntaskan dan menjadi lebih baik.

“Dengan membaca kitab kuning ini membuat kita mendoakan Jakarta adem, tentram dan nyaman. Karena selama ini Jakarta panas dengan segala macam keruwetan masalah yang melanda,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP PKB, H Fathan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan dari seluruh daerah. Diharapkan, para santri bisa meneruskan tradisi tersebut karena ini merupakan kegiatan untuk membangkitkan kaum santri.

PKB sebagai partai santri wajib meneruskan tradisi ini. Acara musabaqoh ini sebagai bentuk kebangkitan kaum santri,” ujar Fathan. (us/okz)

Terkait

Politik Lainnya

SantriNews Network