Daerah

Kemenag Bantul Bakal Tarik Buku Pelajaran Sejarah Islam

Kamis, 18 September 2014 02:04 wib

Bantul – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan menerjunkan tim untuk melakukan pengecekan buku mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) kelas VII.

Hal itu untuk menanggapi protes Nahdlatul Ulama atas beredarnya buku terbitan Kementerian Agama RI tahun 2014 yang di dalamnya disebutkan ‘Berhala adalah makam para wali’.

“Buku ini langsung dari Kantor Wilayah Kementerian Agama, akan tetapi segera akan kami cek,” kata Kepala Bidang Madrasah Kemenag Kabupaten Bantul, DIY, Jauzan Sanusi, Rabu 17 September 2014.

Pihaknya, kata Jauzan, seperti dilansir Vivanews, memang belum menerima laporan dari masyarakat terkait isi buku yang dinilai meresahkan itu, namun bila memang ada tulisan yang menyebut makam wali adalah berhala, maka pihaknya akan segera menarik buku tersebut dari sekolah-sekolah.

“Saya dengar buku untuk siswa MTs itu telah didistribusikan ke sebagian sekolah di Bantul, namun saya tidak begitu hafal sekolah mana saja yang sudah memperoleh buku, karena itu langsung dari Kanwil,” kata Jauzan. (jaz/onk)