Nasional

Bertemu Paus, Menag Lukman: Indonesia Terus Gaungkan Moderasi Beragama

Jum'at, 04 Oktober 2019 13:30 wib

...
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bersalaman dengan Sri Paus Fransiskus, di lapangan Santo Petrus Vatikan, Rabu, 2 Oktober 2019 (santrinews.com/istimewa)

Vatikan – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendapat kehormatan bertemu langsung dengan Sri Paus Fransiskus, disela Sri Paus audiensi dengan ribuan umat Katolik dari berbagai negara, di lapangan Santo Petrus Vatikan, Rabu, 2 Oktober 2019.

Bersalaman dengan Sri Paus, Lukman sempat berdialog singkat. Ia menyampaikan bahwa mewakili Pemerintah Indonesia, sangat bersyukur dan berterima kasih ada salah satu putra terbaik Indonesia diberi kepercayaan sebagai Kardinal.

Ia mengungkapkan bahwa Piagam Persaudaraan Kemanusiaan yang ditandatangani oleh Sri Paus dan Grand Syaikh Al-Azhar di Abu Dhabi sungguh membahagiakan dan menentramkan. Disampaikan kepada Sri Paus bahwa Indonesia terus menggaungkan Moderasi Beragama bagi setiap umat beragama guna membangun peradaban bersama.

Dalam kesempatan itu, Lukman memberikan cinderamata berupa Plakat Kementerian Agama yang ditandatangani olehnya kepada Sri Paus. Sementara Sri Paus memberi cinderamata kepada Lukman berupa medali perak yang berlogo Negara Vatikan.

Lukman tiba di Roma Selasa, 1 Oktober 2019, siang, pukul 13.00 waktu Roma, setelah menempuh penerbangan selama 15 Jam dari Jakarta, transit di Abu Dhabi. Ada sejumlah agenda Lukman selama beberapa hari di Vatikan.

Selain menghadiri audiensi umum dengan Sri Paus di lapangan Santo Petrus Roma, Lukman juga melakukan napak tilas ke Asisi, bertemu dengan Presiden Pontifical Council for Interreligious Dialogue (PCID) atau Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama Tahta Suci Vatikan, mengunjungi Museum Vatikan yang di dalamnya ada Indonesia Corner.

Lukman juga dijadwalkan akan bertemu dengan Imam Besar dan Pengurus Masjid Raya Roma dan berdiskusi dengan masyarakat Indonesia di KBRI Roma.

Terakhir, Lukman akan menghadiri pelantikan Kardinal di Basilika Santo Petrus Vatikan. Salah satu yang akan dilantik adalah Prof Dr Mgr Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo sebagai Kardinal untuk Indonesia. (us/onk)