Liga Santri Nasional

Direktur Torabica: Liga Santri Punya Nilai Ritual Sepakbola

Direktur Torabica Championship Joko Driyono (santrinews.com/istimewa)

Yogyakarta – Direktur Torabica Championship Joko Driyono mengapresiasi gelaran Liga Santri Nasional (LSN). Menurut dia, LSN merupakan dari pelengkap dari PSSI. Bila PSSI basisnya klub, maka LSN basisnya pesantren.

“Perkembangan luar biasa dari sisi jumlah liga santr. Harapannya kedepan akan mewarnai persepkabolaan nasional,” kata Driyono saat hadir di acara pengarahan di ruang Asrama Haji Yoyayakarta, Sabtu malam, 22 Oktober 2016.

Laga LSN 2016 sudah memasuki seri nasional. Semua persiapan telah dilakukan. Sebanyak 32 tim yang lolos di tingkat regional bakal berlaga. Laga dipusatkan di Yogyakarta.

Menurut Driyono, Liga Santri cukup unik dan ada mantra di lapangan hijau, misalnya tradisi cium tangan wasit. “Di Liga Santri ada nilai ritual sepakbola yang cukup menjadi warna baru di Indonesia. “Itu luar biasa,” tegasnya.

Sementara itu, Manager Kompetisi LSN M. Kusnaeni mengatakan bahwa Liga Santri seri nasional merupakan pestanya kalangan pesantren karena berbarengan dengan hari santri nasional. “Juara tak harus jadi tujuan utama,” tandasnya. (us/onk)

Terkait

Nasional Lainnya

SantriNews Network